Selasa, 16 September 2014
Warga Labanan Makmur Portal Jalan Houling PT. Kaltim Jaya Bara
Jalan Hauling masih bermasalah tak menyurutkan aktivitas PT
KJB mengangkut batubara. Pisik jalan dituding sudah merambah lahan milik
seorang warga. Menyusul tarik ulur upaya perundingan tak kunjung terselesaikan.
Itu sebabnya aksi portal jalan mempertahankan hak dilakukan, lebih dua puluh
unit dump trak dipaksa parkir di tepi ruas jalan. Puluhan wartawan berbagai
media yang tergabung dalam BJC turun meliput peristiwanya, mulai dari ijin
pembuatan jalan hauling hingga AMDAL jadi perhatian serius.
Tanjung Redeb , Beritalima.com-Peristiwa itu terjadi di kawasan jalan hauling batubara STA 04 dimana PT Kaltim Jaya Bara (KJB) beroperasi, Basuki pememilik tiga lokasi lahan diantaranya dua lahan sudah bersertifikat dan satu lahan lagi masih berstatus akta pelepasan, "begitu pengakuan Mupit Datusahlan anak bungsu Basuki, kepada media ini, Rabu (27/8), di lokasi tempat kejadian perkaara (TKP), kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau provinsi Kalimantan Timur.
Tanjung Redeb , Beritalima.com-Peristiwa itu terjadi di kawasan jalan hauling batubara STA 04 dimana PT Kaltim Jaya Bara (KJB) beroperasi, Basuki pememilik tiga lokasi lahan diantaranya dua lahan sudah bersertifikat dan satu lahan lagi masih berstatus akta pelepasan, "begitu pengakuan Mupit Datusahlan anak bungsu Basuki, kepada media ini, Rabu (27/8), di lokasi tempat kejadian perkaara (TKP), kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau provinsi Kalimantan Timur.
Aksi portal itu terpaksa saya lakukan lantaran beberapa kali perundingan tidak ditemukan kesepakatan, maka untuk kesekian kalinya, hari ini, Rabu (27/8) aksi portal jalan hauling kami dilakukan dengan membentangkan tali rampia dibeberapa titik di wilayah lahan milik saya, akibatnya aktivitas lebih dua puluh dump trak bermuatan batubara kita hentikan dan mempersilahkan parkir di tepi ruas jalan hauling, "ujar Mupit, kepada para wartawan berbagai media yang tergabung dalan Berau Jurnalist Club (BJC).
Menurut pengakuan anak bungsu Basuki selaku ahli waris menjelaskan, "memang benar ayah saya (Dasuki-red) sempat tidak mengakui jika lahannya tidak terlintasi pembangunan jalan hauling lantaran PT KJB telah membelokkannya guna menghindari lahan kami yang beserrtifikat, namun ditengah pembuatan jalan hauling terus berlangsung ternyata ikut tergusur pula lahan kami yang lainnya, lahan yang tergusur seluas 3000 meter persegi itu memilki surat sah berupa akta pelepasan keseluruhan luasnya lebih 10.000 meter persegi atau sudah tergusur panjang 100 meter dan lebar 30 meter, itu sebabnya saya protes ke PT KJB minta pertanggung jawabannya hingga saya lakukan aksi portal ini, "aku Mupit.
Portal dibuka setelah pihak KJB bersedia kembali membuka perundingan yang dilaksanakan pada malam harinya (27/8-red), di hotel Bumi Segah, Jl Pulau Derawan, Tanjung Redeb, meski pertemuan beberapa jam itu tak kunjung membuahkan kesepakatan, namun disisi lain ada rasa "kecewa" saya, "aku Mupit.
"Pasalnya dari pembicaraan yang dilakukan oleh mediator dari kedua pihak telah disepakati pertemuan akan berlangsung "empat mata" antara pimpinan KJB dengan saya saja, kenyataannya dalam pertemuan itu pihak KJB malah menghadirkan beberapa pihak yang oleh Bastian ketua KNPI berau diketahui dari unsur ormas Pemuda Pancasila serta pejabat oknum kepolisian, kata Mupit dengan nada keheranan.
Pantauan media di lokasi kejadian, hauling batubara PT KJB dilaksanakan oleh dua kontraktornya, yakni PT Sinar Bumi Sejahtera (SBS) dan PT Arta Mineral Resources (AMR), dihari itu, Rabu (27/8-red), 22 unit dump truk (DT) merk HINO tengah terparkir, di pintu dump truk tertera kode DT 560-DT 812 dan sertusnya, "informasi ini diperoleh dari beberapa orang driver yang meminta tidak dikorankan namanya. (Ham)
.http://www.satuwarta.com/2014/08/warga-portal-jalan-hauling-batubara-pt.html
Minggu, 17 Maret 2013
Universiti Malaysia Pahang Memiliki Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Baru Periode 2013/2014
Setahun setelah habis masa jabatan
kepengurusan ketua demisioner Brahma Wirapati Rossi beserta jajarannya memimpin
PPI-UMP pada periode 2013/2014, pada hari ini resmi di gantikan oleh ketua
PPI-UMP yang baru oleh Hanif Prasetyawan, yang dipilih secara langsung melalui
voting di kongres PPI-UMP yang di gelar pada hari ini 17 Maret 2013, di Teras
masjid UMP Gambang.
Pemilihan yang di lakukan secara
langsung ini telah melalui mekanisme yang panjang setelah dilakukannya
penjaringan bakal calon ketua yang di gelar pada rapat pengurus dan pembentukan
panitia pemilihan ketua PPI-UMP periode 2013/2014 pada Minggu
10 Maret 2013 Tempat : Mesjid UMP Gambang, Menghasilkan keputusan rapat
yaitu “Merumuskan tahapan pergantian pengurus dan melakukan penjaringan bakal
calon Ketua PPI-UMP Periode 2013-2014” ,
Dalam penjaringan itu terdapat lima
bakal calon ketua, dan setelah itu di voting langsung melalui media group
PPI-UMP hal ini di lakukan untuk memebrikan kemudahan kepada para warga PPI dan
pemilik suara yang sedang tidak berada di tempat ataupun berda di luar
Malaysia.
Ketatnya persaingan dalam pemilihan
ini memberikan suasana yang berbeda pada pemilihan sebelumnya yang minim bakal
calon, sedangkan dalam proses pemilihan ini, beberapa bakal kandidad calon
ketua PPI-UMP berasal dari latar belakang pendidikan dan pengalaman yang
berbeda, dari lima kandidat di isi oleh semua jenjang pendidikan dari Undergraduate,
Master dan Phd.
Berikut Daftar nama Kandidat yang
masuk dalam penjarin bakal ketua calon PPI-UMP 2013
1. Hanif
Prasetyawan Master Tehnik Kimia
2. Haris Nizom
Master Komputer
3. Brahma Wirapati
Rossi Undergraduate Faculty Technology
4. Ainul
Hizriadi Master Komputer dan
5. Sutarman
M.kom Phd computer Student
Pemilihan yang di lakukan secara
voting tersebut telah menggugurkan dua bakal calon ketua yang akhirnya terpilih
masuk keputaran pemilihan langsung yaitu 1. Hanif Prasetyawan dengan perolehan
hasil voting empat suara, disusul dengan 2. Haris Nizom memiliki Tiga suara dan
ada Ainul Hizriadi dengan jumlah sura yang sama yaitu tiga suara. Sedangkan yang
tidak masuk kedalam putaran pemilihan langsung dalam kongres yaitu kandidat ketua
lama saudara Brahma Wirapati Rossi Undergraduate student dan Bapak sutarman
M.kom Phd Student. Voting yang dilakun dengan masa tiga hari tersebut di tutup
pada rabu malam tepat pada pukul 12.00 selanjutnya peserta yang lolos memiliki
masa kampanye dan lobi-lobi selama dua hari terhitung sejak resmi di tutupnya
voting di media group dan sampai hari jum’at kemudian diberikan waktu tenang
sehari dan pada hari ini dilakukan pemilihan langsung dalam kongres PPI-UMP
2013.
Mekanisme yang telah menjadi acuan
dalam pelaksanaan pemilihan beserta mekanismenya yaitu merujuk kepada amanah
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi Persatuan Pelajar Indonesia
- Universiti Malaysia Pahang (PPI-UMP). Beberapa point pentingnya yaitu (1).
setiap Anggota PPI-UMP memiliki hak suara untuk dipilih dan memilih, (2). anggota
PPI-UMP yang masih berstatus Pelajar yang belum melakukan Viva, sesuai dengan
AD/ART Tahun 2012, (3). Setiap pemilih
hanya dapat memilih satu voting bakal calon Ketua PPI-UMP Periode 2013/2014,
(4). Voting bakal calon Ketua PPI-UMP dilakukan mulai tanggal 10 Maret 2013 sampai tanggal 13 Maret 2013
Pukul 24:00, (5). Dari hasil tiga besar
bakal calon Ketua dari hasil voting akan dipilih secara langsung pada Kongres
PPI-UMP yang dilaksanakan pada hari minggu 17 Maret 2013 (hari ini Red), pukul
11:00, di Masjid UMP Gambang.
Rangkaian kegiatan kongres tersebut
selain pemilihan ketua PPI-UMP periode 2013/2014 ketua demisioner menyampaikan
Laporan Pertanggung Jawabannya di depan peserta kongres yang di hadiri oleh 10
orang peserta dari 19 jumlah anggota PPI-UMP, dan LPJ diterima seterusnya serah terima jabatan dan ramah
tamah pengrus demisioner dengan pengrus PPI-UMP yang baru terpelih hari ini.
Semoga dengan bergantinya
kepengurusan yang baru ini dapat terus memberikan kontribusi nyata terhadap
Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia dan menegakkan harkat martabat bangsa
dan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalis indonesia. Tidak hanya itu seluruh
warga kampus bahkan warga Indonesia yang ada di sekitar kampus tersebut.
“Teruslah berkarya, bangun negrimu
perjuangkan harga dirimu maka bangsamu akan menghargaimu”( mupit datusahlan,UMP /Red).
Senin, 30 Juli 2012
Kongres Pemilihan Ketua Umum PPI Malaysia ke-14
Kongres Pemilihan Ketua
Umum PPI Malaysia ke-14
Kuala Lumpur, 29
Juli 2012.
| gambar oleh: mupit datusahlan |
Perkumpulan Pelajar
Indonesia di Malaysia menyelenggarakan kongres PPIM (Persatuan Pelajar
Indonesia di Malaysia) yang ke-14 untuk melakukan pemillihan Ketua umum yang
baru (28/07/2012). Peserta Kongres dari seluruh PPI Cabang yang terdaftar di
PPI Malaysia baik cabang penuh maupun cabang persiapan. Adapun PPI Cabang yang
hadir pada kongres tersebut adalah UKM, UPM, UM, UIA, APIT, HELP, MMU Cyber,
KDH, UTP, USM, UUM, UNITAR, UMP, UTM, KUIS, UPSI dan 2 cabang berhalangan hadir
(Inti College dan UNIMAP). Walaupun tidak hadir kedua cabang tersebut
menyatakan menerima semua hasil kongres. Ketua terpilih untuk periode 2012/2013
ialah Muhamad Yunus, pelajar master teknik mesin di Universiti Teknologi
Petronas. Kongres yang dihadiri oleh lebih kurang lima belas delegasi,
perwakilan pelajar Indonesia dari berbagai Universitas di Malaysia kali ini
berkumpul di Universiti Kebangsaan Malaysia (sebagai tuan rumah pelaksana
kongres tahun ini), Bangi, Selangor.
Zulham Effendi,
Ketua Umum periode 2011/2012 yang merupakan kandidat Phd UKM (Universiti
Kebangsaan Malaysia) mengaku sangat lega dengan kongres yang berjalan sukses.
“Lega rasanya setelah menyebutkan laporan pertanggungjawaban yang telah
diamanahkan kepada kami. Saya optimis dengan PPI Malaysia kedepannya,” ucapnya
mantap. Zulham berterima kasih atas kehadiran para peserta dan peninjau, serta
kerjasama yang diberikan panitia kongres. “ Yang hadir sampai selesainya acara
tentu memahami hasil kongres dan memiliki komitmen untuk PPIM kedepannya.”
Kongres dengan tema
‘PPI Untuk Indonesia’ ini dimulai pada jam 10 pagi dengan dibuka oleh sambutan
Ketua Umum PPIM sendiri, Zulham Effendi, yang merangkap jabatan Koordinator PPI
seluruh dunia. Setelahnya juga ada sambutan oleh Tuan Rumah Kongres, kemudian
dilanjutkan oleh kata sambutan sekaligus peresmian kongres oleh Atase
Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Prof. Rusdi.
Setelah memilih
tiga orang sebagai presidium sidang, kongres yang dengan lima sidang pleno ini
membahas laporan pertanggungjawaban pengurus PPI Malaysia periode 2011-2012.
Juga Angaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang memunculkan
berbagai diskusi dan perdebatan kecil di kalangan peserta dan peninjau
masing-masing delegasi dalam memutuskan beberapa perubahan dan penetapan.
Di antara masalah
itu ialah sumber anggaran PPI Malaysia yang sangat terbatas, sehingga untuk
kedepannya kemandirian secara finansial dan pemenuhan dana dalam organisasi
amat diharapkan. Seluruh pelajar diharapkan dapat berkontribusi dan menyumbang
bantuan kepada permasalahan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia yang memiliki
permasalahan atau kekurangan bantuan.
Terbukti telah
banyak berbagai LSM yang terlaksana di lapangan baik oleh para pelajar sendiri
maupun warga Indonesia bukan pelajar membuat berbagai kegiatan sukarela, seperti
salah satunya pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris dan komputer untuk para TKI
yang bertempat di Es Teler 77, Pasar Seni. Masalah komunikasi dalam
berkoordinasi antar PPIM dengan PPI cabang diharapkan dapat lebih baik dengan
adanya pemanfaatan media sosial yang telah tersedia pada saat ini.
Pada pertengahan
diskusi disepakati adanya penambahan dua bidang untuk kepemimpinan PPI Malaysia
periode selanjutnya. Telah sejak awal kongres ini berjalan secara kondisional
dan tidak terikat dengan waktu, dengan mekanisme yang berjalan dengan dinamis
serta para perwakilan masing-masing delegasi yang bekerjasama dengan baik pada
proses berlangsungnya acara. Kongrespun berjalan lebih cepat dari jadwal yang
ditetapkan sejak awal, sehingga petang itu juga proses pemilihan dan pemindahan
jabatan Ketua dilaksanakan.
Muhamad Yunus yang
menjabat sebagai Ketua Umum PPI Malaysia yang baru sebagai calon tunggal telah
dipilih secara aklamasi sesuai dengan peraturan dan tata tertib yang telah
disebutkan sebelum terlaksananya sidang pemilihan. Yunus menyatakan sikap
optimis untuk PPIM kedepannya. “Bagaimanapun saya tetap akan membutuhkan
bantuan dan kerjasama dari anggota pengurus lainya serta senior yang telah
berpengalaman nantinya,” ungkapnya dengan rasa syukur.
Kongres PPI Malaysia ke-14
Kongres PPIM (persatuan Pejar
Indonesia Malaysia) ke-14 yang di hadiri oleh 15 (lima Belas) cabang dari 25
cabang PPI Malaysia yang ada. Dari masing-masing cabang mengirimkan 2 orang
peserta peninjau dan 2 orang peserta penuh dalam kongres tersebut, menjadikan
kongres PPIM ke 14 di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) bangi erat dengan
ajang silaturahmi dan perkenalan atar pelajar indonesia di Malaysia.
Delegasia PPI UMP yang berjumlah 2
orang yakni Mupit Datusahlan dan Irma Nurfitri yang di percaya memabwa mandat dari
ketua PPI UMP yang tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Sesampainya
disana langsung melakukan regestrasi dan mengikuti kegiatan kongres tersebut
hingga acara selesai.
Sambutan panitia yang disampaikan
oleh Dr. Zulham yamamutu menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai kegiatan yang
sangat penting dan menjadi sejarah untuk UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia) karna
mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kongres PPIM (persatuan
Pelajar Indonesia Malaysia) yang ke 14 di kampus Bangi. Dr. Zulham effendi
sebagai ketua PPIM dan PPI Dunia menyapaikan sambutannya kepada peserta kongres
dan kepada KBRI Indonesia di Malaysia yang selama ini telah men-suport dalam kegiatan-kegiatan
PPIM (Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia). berbagai manuver pencapaian dan
hambatan yang di alami selama memimpin PPIM juga disampaikannya secara detail
dan mendapat apresiasi yang begitu meriah dari peserta kongres dan KBRI yang di
hadiri oleh bapak Prof. Dr Zulkifli, P.hd sebagai Atase Pendidikan di Malaysia
untuk Indonesia.
Prof zulkifli dalam kesempatannya ketika
memberikan kata sambutan beliau menyampaikan informasi bahwa “perubahan yang di lakukan
oleh perguruan tinggi di Malaysia dari naiknya tution fee, biaya hostel dan
minimnya grand research yang di berikan kepada student”, menjadi alasan dan
problem tersendiri yang mengakibatkan berkurangnya jumlah mahasiswa Indonesia
yang ada di Malaysia. saat ini, di perkirakan student Indonesia di Malaysia
berjumlah sekitar 14 ribu yang tersebar seluruh perguruan tinggi negri dan
swasta di Malaysia. Bliau juga memberikan arahan agar dalam pelaksanaan kongres
nantinya berjalan dalam suasana semangat kekeluargaan kebersamaan dan harus
mengacu kepada “Agaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART)” PPIM serta
berjalan dengan demokratis.
Atase pendidikan yang saat ini
dipimpinya sebagai bagian dari tugas beliau untuk terus mendukung dan mensuport
para pelajar Indonesia di Malaysia sangat berharap agar nantinya para pelajar
lahir menjadi pemimpin bangsa yang handal dan memiliki kredibelitas dan
tanggung jawab yang tinggi serta segera kembali ke Indonesia setelah
menyelesaikan studynya di Malaysia.
Beliau juga menyampaikan dari 2.6 (dua
koma enam) juta rakyat Indonesia di Malaysia terdapat sekitar 5000 (lima ribu)
lebih anak Indonesia yang berada di tengah-tengah lading sawit yang sampai saat
ini belum terjangkau pendidikan. Dalam sambutanya tersebut beliau berharap
bahwa PPI-Malaysia sebagai kaum intelektual dapat bersama-sama Atase Pendidikan
KBRI memberikan pendidikan dalam program-program yang di lahirkan oleh
kepengurusan yang baru. Beliau juga menambahkan agar seluruh PPI cabang di Malaysia dapat menjalankan program yang
akan di support secara penuh oleh KBRI Malaysia yakni program “pelatihan bahasa
Indonesia untuk student asing di Malaysia dan Pelatihan seni dan kebudayaan
Indonesia”. Beliau berkeinginan nantinya pada tahun 2013 sudah dapat
dilaksanakan lomba debat bahasa Indonesia untuk student asing di Malaysia.
Prof rusli memberikan motivasi
kepada seluruh peserta dan memberikan pesan agar persatuan yang sudah terbina
agar lebih ditingkatkan dan terus memebrikan yang terbaik buat bangsa
Indonesia, karna kata beliau “student” bukan lagi menjadi diri sendiri, ataupun
sebagai wakil dari kampung tempat tinggalnya, daerahnya dan provinsinya, tetapi
ketika berada di luar negeri Pelajar menjadi duta bangsa Indonesia di luar
negri. Lanjutnya, pelajar Indonesia kiranya dapat menjaga nama baik pribadi dan
bangsa Indonesia, ketika menutup kata sambutanya. dan Setelah itu di lanjutkan
dengan sesi foto bersama.
Selasa, 24 Juli 2012
Puasa di Negri Jiran Malaysia
Tanggungjawab
sebagai mahasiswa pada program magister (S2) di Universitas Malaysia Pahang
(UMP) membuat saya harus melewati hari-hari puasa jauh dari sanak keluarga.
Mimpi menjadi orang yang berguna bagi bangsa mengalahkan egoisme pribadi untuk
bisa selalu dekat dengan keluarga di setiap Ramadhan.
Pengalaman
berpuasa seorang sendiri bukanlah pertama kali kurasakan. Sejak 2006, hal ini
sudah biasa ku lewati. Tapi kali ini benar-benar beda. Budaya Malaysia berbeda
dengan Indonesia. Boleh kita satu rumpun melayu, bahkan agama kita pun sama, yakni
Islam. Faktanya budaya dalam melaksanakan puasa memang kurasa sangat jauh
berbeda.
Tak
perlu membandingkan Malaysia dengan Indoensia, masing-masing daerah di
Indonesia saja memiliki keanekaragaman budaya yang berbeda dalam menyambut
kehariran bulan penuh berkah ini.
Hingar
bingar nuansa Ramadhan yang biasa kita dengar melalui media massa baik
televisi, radio, maupun surat kabar, kini kurang kurasakan. Bahkan aku pun
harus merasakan tinggal di lingkungan yang kurang dalam hal menunjukkan aura
Ramadhan, berbeda seperti kurasakan di Samarinda yang setiap menitnya penuh
dengan puji-pujian terhadap kehadiran bulan Ramadhan.
Ya,
puasa kali ini adalah pengalaman pertama di Negara berjuluk Harimau Malaya ini.
Harus merasakan jauh dari berbagai kebiasaan keluarga. Bahkan jauh dari sahabat
karib yang jerap usil saat membangunkan sahur.
Berbagai
aktivitas dan rutinitas pendidikan di kampus tetap menjadi hal yang wajib
dilakukan dan tak boleh ditinggalkan, meskipun saat ini adalah waktunya
libur bagi mahasiswa di Malaysia.
Berkejar-kejaran dengan batas waktu maksimal pendidikan selama 6 semester atau
3 tahun, membuat hari-hari di bulan puasa ini sedikit memiliki nuansa berbeda.
Belum
lagi kondisi Pahang yang bukan merupakan kota besar di Malaysia. Jauh dari hingar
bingar Kuala Lumpur. Menyebabkan minimnya variasi menu berbuka maupun sahur
yang diperdagangkan para penjual makanan.
Jauh
berbeda dengan kondisi di Indonesia. Ramadhan benar-benar menjadi bulan penuh
berkah bagi pedagang makanan dan minuman. berbagai menu tradisional hingga
moederen tersedia dengan berbagai variasi. Bahkan sudah menjadi rahasia umum
bagi para pemburu kuliner Ramadhan, keberadaan pasar Ramadhan pada jam-jam
tertentu ternyata memberikan harga yang sangat murah.
(Oleh: mupit Datusahlan)
Langganan:
Postingan (Atom)